Jumat, 07 Oktober 2011

Seorang petugas pembantu pengamanan

Seorang petugas pembantu pengamanan proses pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kecamatan Kota Lahat Amri Asrun, 52, meninggal dunia usai membantu menyiapkan berkas administrasi milik warga, sekitar pukul 20.30, kemarin. Kematian korban sendiri sedikit menyimpan tanda tanya di kalangan masyarakat.

Sebab, meski korban memang mengidap penyakit darah tinggi, korban terlihat sempat cekcok mulut dengan salah seorang warga yang tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan warga Perumahan Slawi, Desa Slawi, Kec Kota Lahat ini. Kabar yang tersebar, Staf Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos), Kecamatan Kota Lahat ini memang bertugas di kantor camat itu hingga malam hari.

Disaat itu, salah seorang warga Bandar Jaya yang kebetulan berstatus oknum anggota Polsekta Lahat, berinisial RM bersama bersama istri dan anaknya juga ikut antre membuat KTP. Karena lamanya proses pelayanan itulah, RM -akhirnya tidak terima. Mendapati hal itu, diduga, penyakit yang diderita korban kambuh dan yang bersangkutan langsung ambruk.

Camat Kota Lahat Yusri mengaku, belum bisa menyimpulkan duduk permasalahan yang terjadi antara korban dengan warga seperti informasi yang beredar ditengah masyarakat. Menurut dia, informasi itu bisa saja sengaja dihembuskan guna menghambat proses pembuatan KTP. Namanya dalam suasana duka, informasi juga simpang siur, ujar Yusri.
 
 
Copyright © 2015 Catatan Online All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho