Sabtu, 20 Oktober 2012

Mayat Wanita Membusuk Diperkebunan

Fortuner SUV Terbaik. Sesosok mayat wanita ditemukan membusuk di lahan perkebunan kelapa sawit milik Nasruddin (48), warga Desa Suro Baru, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (20/10/2012). Korban yang dikenali bernama Risma Kristiana (20), beralamat di Jalan T Nyak Adam Kamil, Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, ditemukan dalam posisi tengkurap dan telah membusuk, sekitar 50 meter dari jalan Subulussalam-Singkil.

Kapolsek Suro, Ipda Asmadi AM, mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh pemilik kebun bernama Nasruddin sekitar pukul 11.00 WIB. Penemuan tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Polisi pun menyebarkan informasi terkait penemuan mayat dan meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor. Pasalnya, pada pekan lalu dikabarkan adanya seorang gadis asal Kota Subulussalam yang hilang saat jalan-jalan malam bersama rekan prianya.

Tim identifikasi, menurut Asmadi, sudah bekerja mengidentifikasi identitas korban. Sementara, keterangan pihak keluarga yang datang ke lokasi mengakui jika mayat yang telah membusuk tersebut adalah Risma yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu. Polisi bersama Tim Search and Rescue (SAR) dan warga mengevakuasi jenazah tersebut ke Puskesmas Penanggalan untuk divisum. "Kesimpulan sementara mayat yang ditemukan merupakan korban pembunuhan, hal ini atas keterangan dari keluarganya yang kami mintai tolong untuk mengenali identitas jenazah," terang Asmadi.

Kunjungi Blognya: Kanghari

Senin, 15 Oktober 2012

Sven Hauke Landthaler Seorang chef Asal Jerman

Fortuner SUV Terbaik. Sven Hauke Landthaler, seorang chef asal Jerman terdakwa kasus kepemilikan 0,1 gram sabu menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (15/10/2012).

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bayu Dunarko menjerat pria berpostur tinggi kurus ini dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 113 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

Namun, selain 2 pasal yang ancamannya cukup tinggi tersebut, JPU juga mendakwa Sven dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a undang-undang yang sama, yang ancaman hukuman maksimalnya hanya 1 tahun penjara. Nantinya, fakta-fakta persidanganlah yang akan membuktikan pasal mana yang layak dikenakan kepada Sven.

Penangkapan pria berusia 31 tahun tersebut berawal dari pengembangan tersangka lain yang ditangkap lebih dulu, yakni Hairani, seorang wanita asal Jakarta yang merupakan teman Sven. Polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di tempat tinggalnya, Perum Canggu Permai, Kuta Utara Badung, Hairani sering mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Petugas Unit III Sat Resnarkoba Polresta Denpasar kemudian melakukan penyelidikan dan pada senin (02/07/2012) sekitar pukul 14.30. Hairani ditangkap dengan barang bukti 0,12 gram sabu di dalam bungkus rokok beserta 1 buah pipet dan korek gas sebagai alat menghisap sabu.

Dari pengakuan Hairani, ia memperoleh barang haram tersebut dari Sven yang akhirnya berhasil dibekuk polisi beberapa jam kemudian.

"Saat terdakwa sampai dirumah saksi, terdakwa langsung diamankan dan langsung dilakukan penggeledahan. Saat digeledah, petugas menemukan satu buah plastik klip di dalam tas terdakwa yang ternyata isinya sabu seberat 0,1 gram," papar JPU.

Dari pengakuan terdakwa, ia sudah lama menjadi pecandu sabu dan sempat menjalani rehabilitasi di Jerman selama setahun, namun gagal. Saat bekerja sebagai chef di Bali ia kembali mengonsumsi barang haram tersebut sebelum akhirnya tertangkap polisi.
 
 
Copyright © 2015 Catatan Online All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho